54609Please respect copyright.PENANAhmHyEldqJQ
54609Please respect copyright.PENANAV83MOglVxg
Hujan sore itu sudah reda saat aku mengantarkan Mang Dedi keluar dari rumahku menuju motornya. Kami berjalan bergandengan tangan menyusuri teras rumah layaknya pesangan kekasih yang tengah dimabuk asmara.54609Please respect copyright.PENANA5h4objWgYR
54609Please respect copyright.PENANAuuHsMEyNI0
Sebenarnya ada sedikit perasaan kecewa, karena sudah saatnya kami kembali pada realita kami masing-masing. Mang Dedi kembali menjadi penjual sayur langgananku, dan akupun kembali menjadi seorang istri yang berlangganan di dagangannya.54609Please respect copyright.PENANAdWcT9Stsxj
54609Please respect copyright.PENANAPWtaLpsLPQ
“Aku pulang dulu Dik!” Ucap Mang Dedi naik ke atas motornya.54609Please respect copyright.PENANAQ6Mxooutq1
54609Please respect copyright.PENANAiUgEsYovWh
Badanku sebenarnya masih lemas, vaginaku pun masih terasa berdenyut-denyut dan ngilu ketika aku berjalan. Namun aku tak rela melepas kepergian Mang Dedi begitu saja. Aku masih ingin berlama-lama dengannya, masih ingin memadu kasih sampai batas waktu yang tak bisa ku tentukan.54609Please respect copyright.PENANAWYMGLMRp5S
54609Please respect copyright.PENANARYu1LIaBku
Tapi aku menahan diri untuk tidak memberitahunya, “Hati-hati Mas!” balasku tersenyum.54609Please respect copyright.PENANAAtQyhanVJ7
54609Please respect copyright.PENANAT7xnDOZChb
Mang Dedi lalu mengangguk pelan, kemudian dia memelukku dan memberikan kecupannya pada bibirku. Untuk sebentar, aku membalas ciumannya tersebut sehingga kami saling pagut memagut bibir di depan rumahku tanpa sedikitpun khawatir dengan keadaan sekitar.54609Please respect copyright.PENANA5ooL4IbmW6
54609Please respect copyright.PENANAYztFar9cG1
“Sudah Mas! Nanti diliat orang..” Ucapku menjauhkan badan.54609Please respect copyright.PENANAV6TEXyfWRe
54609Please respect copyright.PENANA95bxj9D7rv
Mang Dedi lalu mengangguk mengerti, “Lain kali aku mampir lagi Dek Liya” ucapnya tersenyum menyalakan motor dan kemudian berlalu menghilang dari pandanganku.54609Please respect copyright.PENANA9g80TaLMr4
54609Please respect copyright.PENANAbFy3wNh1QG
Setelah Mang Dedi pergi, kulangkahkan kakiku masuk kembali ke dalam kamar. Kulihat anakku Tasha masih tertidur dengan pulas dan kurebahkan badanku di sampingnya. Aku kemudian termenung menatap langit-langit kamarku dengan perasaan lelah namun puas disaat yang bersamaan.54609Please respect copyright.PENANAWplISnetQV
54609Please respect copyright.PENANAQ5Vd79fQLV
“Maafkan Umi, Abi..” Ucapku merasa bersalah, tak kuasa membela diriku sendiri saat kulihat suamiku menatap tersenyum dari dalam foto yang menggantung di dinding kamar.54609Please respect copyright.PENANA2WIP0O0lXE
54609Please respect copyright.PENANAyCZcy28p0N
Tapi perasaan bersalah itu tak bertahan lama, karena aku dengan segenap hati meyakinkan diriku bahwa ini juga merupakan kesalahan suamiku yang selama ini tak pernah membuatku puas dalam hal bercinta. Jangankan untuk puas, tau bahwa wanita bisa orgasme saja tidak.54609Please respect copyright.PENANAU1cKnRypvU
54609Please respect copyright.PENANAO2SVN1VFMA
Aku pun tak bisa menahan diri untuk tidak membuat perbandingan antara suamiku dan Mang Dedi. Mulai dari tutur kata, perlakuan hingga caranya, Mang Dedi memang jauh lebih unggul dibandingkan dengan suamiku.54609Please respect copyright.PENANA8Q7BMKEScV
54609Please respect copyright.PENANANOm2lIq8E5
Bahkan sampai saat ini saja, masih dapat ku rasakan setiap rasa yang tersisa dalam tubuhku setelah persetubuhan terlarangku dengan Mang Dedi itu. Masihku bayangkan bagaimana perkasanya tukang sayur itu menggagahiku sehingga dapat membuatku terbang ke puncak kenikmatan yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Masih pula aku merasakan bagaimana cumbuan dan pelukannya yang begitu hangat itu membalut tubuh ranumku yang kesepian ini.54609Please respect copyright.PENANAh0q3EAjN9Z
54609Please respect copyright.PENANAcfvYOyOaTM
“Lain kali aku mampir lagi Dek Liya..” Kata Mang Dedi tiba-tiba saja terputar dalam benakku.54609Please respect copyright.PENANAm63coVuzEo
54609Please respect copyright.PENANAWUl7dxfWwm
Aku mengulum senyum, seperti orang gila berguling-guling diatas kasur dengan jantung yang berdebar-debar terus mengingat wajah dan perkataan Mang Dedi itu. Senyum terus terpancar di bibirku hingga membuat rahangku lelah membayangkan kalau hubungan terlarang kami masih akan berlanjut.54609Please respect copyright.PENANA4YdxK3KUu2
54609Please respect copyright.PENANANP638CCt94
“Ada yang lagi seneng nih kayaknya.” kaget suara suamiku yang tiba-tiba sudah berdiri di depan pintu.54609Please respect copyright.PENANAsXNC8AygVt
54609Please respect copyright.PENANA4TUrgAVARY
Aku langsung terduduk membenarkan ekspresiku, “Eh, Abi kapan pulang??” tanyaku tergagap.54609Please respect copyright.PENANAh5BLuAz4WH
54609Please respect copyright.PENANAkNkpPWeMeJ
“Baru aja nih” balasnya masuk ke dalam kamar dan membuka baju. “Oh iya, Abi bawa sesuatu buat Umi” lanjutnya meraih kantong celananya.54609Please respect copyright.PENANAt5Z45cm9Cz
54609Please respect copyright.PENANA5Vi67s6FSb
Suamiku tersebut lalu mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna merah yang berbentuk seperti kotak perhiasan, “Apaan tuh Bi??” tanyaku penasaran.54609Please respect copyright.PENANAtUOhC91BD0
54609Please respect copyright.PENANAfXnZCttmKa
“Supriiseeeeeeee!!!” teriak suamiku membuka kotak kecil itu. Didalamnya kulihat ada sebuah cincin emas yang ukurannya lebih besar dari cincin pernikahanku.54609Please respect copyright.PENANAzsBovjcZYn
54609Please respect copyright.PENANAQfa1uJZqY3
Aku terlonjak kaget, antara senang dan sedikit bersalah, “Buat Umi?” tanyaku ragu.54609Please respect copyright.PENANA3Sx4iM2hbi
54609Please respect copyright.PENANAohjnFqu51K
“Woiya dong. Masa’ buat cewe lain” balas suamiku dengan sangat senang.54609Please respect copyright.PENANA0cJMDHoIF6
54609Please respect copyright.PENANAeNfa3yGlFq
Tiba-tiba saja, air mataku menetes dengan sendirinya. Satu persatu bulir-bulir air mata itu turun dalam kumpulan rasa bersalah yang menyesaki dadaku. Lengkap dengan pemikiran bahwa aku telah begitu jahat mengkhianati pria sebaik suamiku ini.54609Please respect copyright.PENANAghgtwzo07v
54609Please respect copyright.PENANAGkIuMFHBLX
“Loh?? looh?? kok Umi nangis??” tanya suamiku bingung.54609Please respect copyright.PENANAToTdI371Yk
54609Please respect copyright.PENANAfyGSxmWhLA
Aku tak menjawab dan terus menangis. Seolah sedang menyesali perbuatan yang sebenarnya secara sadar aku lakukan dan benarkan. Tapi melihat bagaimana wajah lelah suamiku itu tersenyum tanpa tau sedikitpun aku telah mengkhianatinya, membuat hatiku seperti terisis perlahan-lahan.54609Please respect copyright.PENANA299l566R7U
54609Please respect copyright.PENANA6EQOzGGx7v
Aku kemudian memeluk tubuh suamiku dengan erat, “Maafin Umi, Bi!! Maafin Umi belum jadi istri yang baik buat Abi..” Ucapku menangis tersedu-sedu.54609Please respect copyright.PENANA1jhPajkbhz
54609Please respect copyright.PENANAO7IxMHHAmy
“Umi sudah jadi yang terbaik buat Abi kok!! Abi gak akan minta lebih” balas suamiku mengelus kepalaku.54609Please respect copyright.PENANAyGroZhmjdd
54609Please respect copyright.PENANAXjjOZOWOFY
Segera saja setelah itu ku hamburkan badanku pada tubuh suamiku dan langsung kuciumi bibirnya. Suamiku terlihat kaget dengan serangan ku tersebut namun dia tampak senang dengan caraku menciumnya. Segala perasaan bersalah dalam hatikupun, aku coba tuangkan dalam pagutanku seolah ingin menghilangkannya.54609Please respect copyright.PENANANKDWqiD9Yk
54609Please respect copyright.PENANAzUAzzLkBii
Tapi semakin dalam ciumanku pada suamiku tersebut, semakin perih rasanya hatiku ketika teringat bahwa bibirku ini tak lagi suci untuknya. Bibir mungilku ini telah dikotori oleh bibir pria lain selain dirinya yang bahkan belum sempat aku cuci dan bersihkan.54609Please respect copyright.PENANArFHhxCpJkw
54609Please respect copyright.PENANAItj0pu9BWX
“Maafkan aku Bi!” batinku terus memagut suamiku.54609Please respect copyright.PENANAU2Xyxd3jEw
54609Please respect copyright.PENANALrylIcFrRv
Aneh rasanya aku malah tiba-tiba bernafsu dan menggebu. Membayangkan bagaimana tadinya aku menggunakan bibir yang sama ketika melayani tukang sayur langgananku tadi. Walau rasanya aku seperti menghinakan suamiku sendiri, namun justru ada sebuah dorongan batin yang membuatku semakin ingin melanjutkannya.54609Please respect copyright.PENANAmUvHKPz4rg
54609Please respect copyright.PENANAJZH1a7wCWw
“Umi udah mandi??” tanya suamiku menghentikan ciuman kami.54609Please respect copyright.PENANAyhDESN8nSv
54609Please respect copyright.PENANAj5pqB4qynd
Aku lalu menggeleng membalasnya, “Belum Bi!” jawabku singkat.54609Please respect copyright.PENANAaawjE7Zuxp
54609Please respect copyright.PENANADdBqJEFAm7
“Mandi bareng yuk!” ajak suamiku girang.54609Please respect copyright.PENANAtZ1algpIUs
54609Please respect copyright.PENANA5VuIs8OujN
Jantungku tiba-tiba berdegub tidak karuan, aku teringat dan takut kalau tubuhku masih menyisakan bekas-bekas ciuman Mang Dedi yang pasti akan dilihat oleh suamiku jika kami mandi bersama, “Abi mandi sendiri aja gih!” kataku menolak.54609Please respect copyright.PENANA4dNQmeiHEW
54609Please respect copyright.PENANAVYEvYk3wXJ
“Loh?? kok gitu?? Ayolah Mi!! kita gak pernah mandi bareng loh..” bujuk suamiku masih bersemangat.54609Please respect copyright.PENANAMmAXnqeATB
54609Please respect copyright.PENANA1DZmd3tEqI
Aku menjadi sangat bimbang dibuatnya. Kalaupun ingin menolak, aku harus menolak dengan alasan yang cukup kuat. Sementara aku juga sedikit kasihan menolak ajakan suamiku tersebut karena aku sendiri yang membangkitkan gairah bercintanya.54609Please respect copyright.PENANAjqJDFssusq
54609Please respect copyright.PENANA81Dvpdf50z
“Kalau gitu Umi duluan masuk ke kamar mandi ya.. nanti Abi nyusul!!” Ucapku menemukan sebuah solusi. Aku akan melihat dulu keadaan badanku sebelum memutuskan untuk mandi bersama suamiku atau tidak.54609Please respect copyright.PENANA37yxqheA6s
54609Please respect copyright.PENANA3bN5qlUOKK
“Kok gitu Mi??” tanya suamiku heran.54609Please respect copyright.PENANAcS5nJDDO0J
54609Please respect copyright.PENANAFwsJ0X4rMR
Aku kemudian berdiri dan menggodanya, “Mau mandi bareng apa enggak??” tanyaku padanya.54609Please respect copyright.PENANABScRlqDDWm
54609Please respect copyright.PENANAe4UXnTU2rR
“Mau... mauu...” jawab suamiku mengangguk-angguk girang menerima persyaratanku.54609Please respect copyright.PENANAcWIMVRTTn1
54609Please respect copyright.PENANAl08GhOlhSG
Aku kemudian meraih handuk yang menggantung di bagian belakang pintu kamarku dan berjalan menuju kamar mandi sambil menghela nafas dalam-dalam. Setibanya disana, aku dengan secepat kilat melucuti baju gamis, hijab dan pakaian dalamku sehingga tubuhku benar-benar telanjang.54609Please respect copyright.PENANA6X1unUwXpx
54609Please respect copyright.PENANAj6LbG7Ax72
Dari pantulan cermin yang ada di kamar mandi, aku mencoba mematut seluruh bagian badanku untuk melihat apakah ada bekas ciuman ataupun gigitan Mang Dedi disana. Beruntung setelah aku berputar-putar melihatnya, hanya ada beberapa bekas merah pada bagian dadaku yang terlihat seperti bekas gigitan nyamuk.54609Please respect copyright.PENANAEpFg2mChet
54609Please respect copyright.PENANAhWApczwwOM
“Aman!!” batinku menghela nafas lega.54609Please respect copyright.PENANA2F29E1ZWcU
54609Please respect copyright.PENANAKM4iKIs7BU
Setelah itu, kunyalakan keran shower air hangat untuk mengguyur tubuhku sebentar sambil menghilangkan degub jantungku yang seperti ingin meloncat keluar. Selang beberapa menit kemudian, badanku pun akhirnya rileks dibawah kucuran air yang membuat nyaman itu.54609Please respect copyright.PENANA8Xvf2Viqtb
54609Please respect copyright.PENANAUfB4FL3EQP
“Umi curang!” Ucap suamiku yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar mandi.54609Please respect copyright.PENANAMEWvyQDO1o
54609Please respect copyright.PENANASJNuTp32ei
Reflek saja aku tiba-tiba menutup bagian dadaku takut bekas merah cumbuan Mang Dedi masih terlihat, “A--abi main masuk aja!!” protesku padanya.54609Please respect copyright.PENANAzf3HQaMDgn
54609Please respect copyright.PENANApppnypR1uA
“Loh? Umi kenapa coba?? Abi udah pernah liat semua masih aja ditutupin segala” balasnya mendekatiku.54609Please respect copyright.PENANADZZHAfzG20
54609Please respect copyright.PENANA2vcmSfQlFE
“U--umi kan kaget Bi!” balasku masih tergugup.54609Please respect copyright.PENANAPzFk79xImn
54609Please respect copyright.PENANAEYxWMytdFx
Dalam kucuran air hangat yang mengguyur badan kami berdua itu, suamiku kemudian memeluk tubuhku dari belakang dan langsung menciumi leherku. Aku cukup dibuat kaget dengan serangannya tersebut karena suamiku sebelumnya tidak pernah melakukannya.54609Please respect copyright.PENANAnEqrwYexfd
54609Please respect copyright.PENANAU89bMgd0Sr
“Umi seksi banget..” bisik suamiku memuji.54609Please respect copyright.PENANASHtZBSIIeN
54609Please respect copyright.PENANAbzuL2YMHB1
Ada sedikit perbedaan dari sikap suamiku saat dia meraba pinggang dan punggungku. Biasanya jika dia ingin bercinta, dia tidak akan membuang-buang waktu untuk mencium dan merabatubuhku. Namun kali ini, suamiku tampak sabar sehingga akupun perlahan-lahan hanyut dan badanku jadi berdesir mulai merasakan gairah.54609Please respect copyright.PENANAqHRN6OncOc
54609Please respect copyright.PENANA0sMZSEGYhl
“Bihh..” desahku lirih.54609Please respect copyright.PENANAPb5YFCSPOS
54609Please respect copyright.PENANAdR6jh2nAV3
Aku sedikit menggelinjang saat tangan suamiku mulai menyentuh kedua payudaraku dengan pelan. Kupejamkan mataku menikmati sensasi nikmat yang dialirkan dari puting payudaraku ke seluruh bagian syaraf yang ada di tubuhku. Hatiku tiba-tiba menjadi senang, jarang-jarang diperlakukan selembut ini oleh suamiku.54609Please respect copyright.PENANAf8Rwwv5A8m
54609Please respect copyright.PENANAmuCTUPnqCa
Air hangat terus mengguyur tubuhku yang semakin rapat dengan badan suamiku. Dapat ku rasakan dibagian pinggulku penis miliknya sudah menegang menekan-nekan dengan kuat bongkahan daging kenyal pantatku.54609Please respect copyright.PENANABWegrYAMtp
54609Please respect copyright.PENANAVPcOt5wDr3
Tak sampai disana saja, kedua tangan suamiku kini bergerak ke bawah perlahan-lahan merabai bagian paha dan selangkanganku. Beberapa kali pula rabaannya tersebut singgah dengan lembut di bagian vaginaku.54609Please respect copyright.PENANAPGnbFfgzwD
54609Please respect copyright.PENANAwkcrCnYoPz
“Disanahh Bi!!” pintaku lirih menahan tangannya di vaginaku.54609Please respect copyright.PENANA1nsKYs1MSg
54609Please respect copyright.PENANAcFKMIi2p6I
Seolah mengerti, tangan kanan suamiku akhirnya bergerak nakal menggosok-gosok pelan bibir vaginaku yang basah oleh air hangat, sedangkan tangan kirinya aktif menelusuri bagian perut dan payudaraku.54609Please respect copyright.PENANAAe8iZNdebz
54609Please respect copyright.PENANAiQo1bZEryp
“Uhhh... eemmmhhhh” lenguhku tertahan.54609Please respect copyright.PENANAunYjLKRvfB
54609Please respect copyright.PENANAjyRMQIueGT
Dari belakang suamiku menciumi pundakku dengan kecupan-kecupan pelan yang terkadang berubah liar menjadi hisapan-hisapan dan gigitan kecil ke bagian punggungku. Aku menjadi terheran-heran dengan perubahan sikap suamiku tersebut. Begitu penasaran dimana dia mempelajarinya.54609Please respect copyright.PENANAAI6rD3eIT3
54609Please respect copyright.PENANA1L3brNtfJN
“Abiihh.. koookk enakk sihh???” lenguhku manja membalikkan badanku menghadapnya.54609Please respect copyright.PENANAHICvThKked
54609Please respect copyright.PENANAFJbfHm64qV
Seketika suamiku langsung menyambar wajahku dengan ciuman liarnya bertubi-tubi. Aku bahkan sampai megap-megap kehabisan nafas diantara guyuran air hangat dan ciumannya. Gairahku menjadi sangat bergejolak naik hingga ku balas pagutan suamiku dengan bibir dan mulutku tak kalah ganasnya.54609Please respect copyright.PENANAHL2rekdaOL
54609Please respect copyright.PENANAXUHJ5BEtRW
Tak mau kalah dengan perlakuan suamiku tersebut, aku pun kemudian menunjukkan kemampuan baruku dengan meraba-raba bagian tubuh suamiku dengan tangan. Jemariku menyentuh penisnya yang menegang sambil sedikit memberi pijatan-pijatan ringan di batangnya.54609Please respect copyright.PENANA5k76bDbk4m
54609Please respect copyright.PENANASD01f7VQ9h
“Ouughh.. Mihh!!” giliran suamiku yang melenguh nikmat.54609Please respect copyright.PENANA4gbM3Nmujd
54609Please respect copyright.PENANAoFObdIsRyy
Sekilas aku teringat dengan adegan percintaanku bersama Mang Dedi dimana aku dengan beraninya mengulum penis pria penjual sayur itu dengan mulutku. Rasanya aku ingin memberikan hal yang sama pada suamiku agar keadaan menjadi imbang antara mereka dan tak ada perasaan bersalah dalam hatiku.54609Please respect copyright.PENANANiPsUalUlD
54609Please respect copyright.PENANAGGeKCjiBiq
Dengan secepat kilat aku kemudian melepaskan ciumanku pada bibir suamiku dan langsung bertekuk lutut di hadapan selangkangannya.54609Please respect copyright.PENANAEwlaDqU8uM
54609Please respect copyright.PENANA7RSrvNwgzu
“U—umi?” suamiku terheran.54609Please respect copyright.PENANA9P3uUaMvql
54609Please respect copyright.PENANAoFlHT3BVdA
Belum sempat dia mencerna apa yang akan aku lakukan, aku langsung menyambar dan menggenggam penisnya lalu ku kocok dengan pelan-pelan sambil kuciumi kepala batangnya.54609Please respect copyright.PENANAu7N0kTgjCj
54609Please respect copyright.PENANAR4WEvMhJn7
“Ouughhh..” Badan suamiku menggelinjang dan mulutnya mengerang.54609Please respect copyright.PENANAMqDTF1iRK1
54609Please respect copyright.PENANAOx7TNTjnj8
Aku mendongakkan wajahku ke atas melihat ekspresi suamiku yang merem melek keenakan. Kubuka mulutku dengan lebar dan kuarahkan penis suamiku tersebut ke dalam kulumanku hingga semuanya amblas tak bersisa.54609Please respect copyright.PENANAw2oVhzdce9
54609Please respect copyright.PENANAtMsU6Z7UxC
“Ouuhh gilaa.. Umiiihh!” racau suamiku memegangi rambutku.54609Please respect copyright.PENANAEBhq4xbHJF
54609Please respect copyright.PENANA4iws4vmtvi
Karena ukuran penis suamiku yang kecil, aku dengan begitu mudah mengulum penisnya lebih dalam dan dengan bebas menggerakkan lidahku bermain-main diseluruh batangnya. Suamiku dengan sangat bernafsu ikut menggenjotkan penisnya dalam kulumanku yang terasa sangat licin dan basah.54609Please respect copyright.PENANA8HybFuvjtK
54609Please respect copyright.PENANAGJZYFE5wuN
“Enakk bangettt Umiii!!!” desah suamiku tak henti-henti.54609Please respect copyright.PENANAOYCjGisqVb
54609Please respect copyright.PENANAozx1O2oPSj
Suamiku tampak sangat menikmati kulumanku tersebut hingga penisnya terasa makin menegang dan membesar dalam mulutku. Kuhisap-hisap dengan kuat seluruh batangnya tersebut seperti mengharapkan sesuatu keluar dari sana.54609Please respect copyright.PENANAr3pEIstdd4
54609Please respect copyright.PENANA2l6VYwqmPj
Selang tak berapa lama kemudian, akupun merasakan gairahku sudah tak bisa di tahan lagi. Vaginaku terasa sudah berkedut-kedut minta dimasuki oleh sesuatu. Dan dengan cekatan aku merayap naik pada tubuh suamiku dan mendorongnya pelan di closet duduk yang ada disana.54609Please respect copyright.PENANA2N0TFryQsS
54609Please respect copyright.PENANAPEz1D0hnNS
Suamiku menurut saja saat ku raih batang penisnya yang kecil dan menegang sangat keras itu sambil ku arahkan pada liang vaginaku. Mata suamiku nanar melihat aku yang seperti kerasukan setan ingin segera menuntaskan birahi ini.54609Please respect copyright.PENANARcTqXIXBPq
54609Please respect copyright.PENANAZJAystOBnU
“Umi masukin ya Bi!” ucapku meminta izin.54609Please respect copyright.PENANABBXuNKj4YH
54609Please respect copyright.PENANAfDU9QqQQOa
Kuturunkan sedikit pinggul dan pantatku ke ujung penisnya dengan sedikit tergesa-gesa karena dorongan nafsu yang begitu kuat. Entah kenapa rasanya aku sangat bernafsu saat ini dan menuntut penyelesaian secepat mungkin.54609Please respect copyright.PENANAhE9kCiCW1e
54609Please respect copyright.PENANA2ojgZNyhjI
“Aaaachhhh...” kami berdua mendesah bersama saat aku menurunkan pinggulku lebih ke bawah lagi.54609Please respect copyright.PENANAZ3Ce7GZoMK
54609Please respect copyright.PENANAHmxsscz00y
Batang penis suamiku itu melesak masuk seluruhnya dengan sangat mudah karena ukurannya yang kecil. Sedangkan vaginaku sudah sangat licin, hangat dan basah oleh cairan pelumas yang keluar begitu banyak dari liangnya.54609Please respect copyright.PENANAnP5pQ7uC4R
54609Please respect copyright.PENANAekSEZc8mXo
Beberapa detik aku hanya diam menikmati sensasi tusukan batang suamiku tersebut. Walau tak sepenuh dan sesesak saat dimasuki penis Mang Dedi, namun rasanya cukup mengisi vaginaku yang masih punya daya jepit yang lumayan kuat itu.54609Please respect copyright.PENANALvwwpn8I2b
54609Please respect copyright.PENANA9lsawBSb4Y
“Umii makin pinter bikin Abi enak sekarang!” Puji suamiku meraih kedua payudaraku.54609Please respect copyright.PENANA6dVd5O3766
54609Please respect copyright.PENANAnOZPYjOA11
Aku tersenyum mencium bibirnya, “Abi juga tumben ga buru-buru..” balasku menggoyangkan pinggul.54609Please respect copyright.PENANARdD990qAkt
54609Please respect copyright.PENANA4kBV4UT8f9
Suamiku meringis merasakan goyangan pantatku yang kemudian kupompa dengan pelan-pelan. Posisiku yang saat ini berada diatas dan seperti menunggangi kuda itu, membuatku merasakan kenikmatan luar biasa setiap kali aku bergerak.54609Please respect copyright.PENANAp2SGgqlhey
54609Please respect copyright.PENANAxOa1uFMfO0
Tusukan suamiku itu semakin terasa nikmat karena aku dapat dengan leluasa mengarahkan bagian-bagian dalam liang vaginaku yang paling menimbulkan rasa nikmat saat tersentuh penis suamiku.54609Please respect copyright.PENANA4krQqcPyya
54609Please respect copyright.PENANAXy1nYJROh4
“Abihh.. Ohhhh.. Bii!!” desisku semakin bersemangat.54609Please respect copyright.PENANAAyGn0dBrKO
54609Please respect copyright.PENANAFwvwZSna4v
Badanku duduk di atas badan suamiku, sedang pinggul dan pantatku terus kuayunkan mengocok liang vaginaku dengan penis miliknya. Bunyi gesekan kelamin kami yang basahpun terdengar berkecipak karena cairan vaginaku sudah sangat banyak meleleh keluar.54609Please respect copyright.PENANAkzecUxip9x
54609Please respect copyright.PENANA9zzSLsKzku
Namun sayang, baru sekitar dua menitan aku menggenjotkan vaginaku dengan penuh semangat. Nafas suamiku sudah mendengus-dengus tak beraturan pertanda dia akan keluar sebentar lagi. Aku sudah menduga akan seperti ini jadinya sehingga akupun tak terlalu kecewa mengetahui suamiku tersebut akan ejakulasi.54609Please respect copyright.PENANAIS0QobzNPH
54609Please respect copyright.PENANAZejq6s4kes
“Umiihh.. Abii keluarrr” teriaknya begitu kencang meremas payudaraku dengan begitu kuat.54609Please respect copyright.PENANAcLPf9HjxvQ
54609Please respect copyright.PENANATRrlEX60qv
Tapi entah kenapa tubuhku tiba-tiba bergerak secara sendirinya mencabut tusukan penis suamiku seperti tidak rela kalau cairan itu masuk kesana. Alih-alih keluar di dalam, suamiku memuntahkan spermanya di badanku dengan sangat banyak dan berkali-kali lipat dari biasanya.54609Please respect copyright.PENANAUjfIqdwQk3
54609Please respect copyright.PENANAqH4SIBlcyf
“CROOTT!!! CROTTT!! CROTTT!!! CROOTTTTT!!”54609Please respect copyright.PENANA178xlg1wCw
54609Please respect copyright.PENANAp3hch1sKQt
Sekitar empat tembakan kuat keluar dari ujung penis suamiku sambil diiringi tembakan-tembakan kecil setelahnya. Kupeluk dan kudekap erat badan suamiku agar dia dapat menikmati puncak kenikmatannya dengan sempurna. Kurasakan betul, penis suamiku yang terhimpit di perutku masih berkedut-kedut memuntahkan spermanya.54609Please respect copyright.PENANA89brXuzHdK
54609Please respect copyright.PENANAr2SVISAuWk
Suamikupun kemudian langsung lemas terduduk dan tak bertenaga.54609Please respect copyright.PENANAtvtKLXV5eE
54609Please respect copyright.PENANAlW9NPKIfLx
“Apa yang aku lakukan??” batinku.54609Please respect copyright.PENANAcAj9myvxzn
54609Please respect copyright.PENANAWK7B2dblNo
Aku sadar tidak mengizinkan sperma suamiku masuk ke dalam liang vaginaku setelah aku teringat bahwa didalamnya sudah ada benih Mang Dedi yang masuk lebih dulu. Entah apa yang aku pikirkan, tapi tubuhku seolah berkata kalau aku tak ingin dibuahi untuk sementara waktu selain oleh benih Mang Dedi.54609Please respect copyright.PENANAOeviCLv8AV
54609Please respect copyright.PENANAkLQI2Ps8wS
“AKU SUDAH GILA??!!!”54609Please respect copyright.PENANAd3yVivnktm